Maandag 22 April 2013

Apindo Selesaikan Kisruh Hotel Mercure

KataMuslim.com - Hotel Mercure Makassar, yang sejak 11 april berubah nama menjadi Hotel Royal Regency, segera beroperasi. Problem tenaga kerja dan pajak yang membelitnya telah diselesaikan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia Sulawesi Selatan melalui pertemuan tripartit. "Setelah bertemu Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, ditemukan solusi," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sulawesi Selatan La Tunreng kepada Tempo, kemarin.


Menurut La Tunreng, pemilik hotel dan serikat pekerja sepakat menyelesaikan problem via Lembaga Hubungan Industrial. Tidak lagi dengan demonstrasi dan pemblokiran hotel.


Direktur Utama PT Kencana Royalindo, sebagai pemilik dan pengelola Hotel Royal Regency, Ali Selamat, mengatakan, selama 15 hari penyegelan, pihaknya rugi sekitar Rp 1,6 miliar. "Kami upayakan pekan ini hotel sudah beroperasi," katanya.


Menurut Ali, hotel ini telah berdiri selama 19 tahun. Berdiri di atas lahan 3.000 meter persegi dan memiliki 149 kamar. Dua tahun ini, hotel didemo delapan kali. "Saya tak bisa turun tangan karena, sebagai pemilik, saya terikat perjanjian dengan Mercure, selaku pengelola. Seratus persen kini dikelola oleh PT Kencana," kata Ali. Soal pajak, sejak 2012, Hotel Mercure membayar pajak Rp 123 juta per bulan.


Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar Andi Bukti Djufrie mengatakan, lewat tripartit telah disepakati bahwa Apindo bertanggung jawab atas Hotel Royal, serikat pekerja Hotel Mercure bertanggung jawab atas pekerja, dan Dinas Tenaga Kerja bertugas menyampaikannya ke Wali Kota Makassar. MUHAMMAD YUNUS
Share this post

0 opmerkings

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Metro News Blogs
Support Jasa SEO Murah
Posts RSS Comments RSS
Back to top